Cara Merawat Ikan Cupang untuk Pemula 2026

14 September 2026, 12:30 WIB

betta fish tank glass bowl
Foto oleh MarcinCzerniawski di Pixabay

Ikan cupang atau betta fish merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang paling populer di dunia. Keindahan sirip dan warna tubuhnya yang cerah membuat banyak orang jatuh hati, terutama bagi mereka yang baru ingin memulai hobi memelihara hewan air. Bagi pemula, memelihara ikan cupang sering dianggap mudah karena ikan ini tidak memerlukan peralatan yang rumit seperti tabung oksigen.

Namun, di balik perawatannya yang tergolong praktis, tetap ada beberapa aturan penting yang harus dipahami agar ikan kesayangan Anda tidak mudah sakit dan bisa hidup lama. Menguasai cara merawat ikan cupang untuk pemula adalah kunci utama kesuksesan dalam hobi ini, mulai dari pemilihan wadah, jenis pakan, hingga menjaga kebersihan air secara berkala.

Memilih Wadah dan Akuarium yang Tepat

Menentukan Ukuran Wadah Minimal

Banyak pemula terjebak dalam mitos bahwa ikan cupang bisa hidup sehat di dalam wadah yang sangat kecil seperti vas bunga atau toples sempit. Padahal, ukuran wadah yang ideal untuk satu ekor ikan cupang minimal adalah sepuluh hingga lima belas liter air. Ruang gerak yang cukup akan membuat ikan lebih aktif dan tidak mudah stres.

Jika Anda menggunakan wadah yang terlalu kecil, kualitas air akan cepat menurun karena kotoran menumpuk dengan cepat. Oleh karena itu, investasi pada akuarium kecil berukuran sedang adalah langkah awal yang sangat bijak bagi setiap pemula.

Dekorasi dan Tanaman

Ikan cupang sangat menyukai lingkungan yang menyerupai habitat aslinya di alam liar, yaitu perairan tenang yang ditumbuhi tanaman. Anda bisa menambahkan tanaman air hidup seperti anubias atau lumut bola untuk mempercantik tampilan sekaligus memberikan tempat bagi ikan untuk bersembunyi.

Hindari penggunaan dekorasi plastik yang memiliki ujung tajam karena dapat merobek sirip ikan cupang yang lembut. Pastikan juga masih ada banyak ruang kosong di bagian tengah akuarium agar ikan dapat berenang dengan bebas tanpa hambatan.

Penutup Akuarium

Ikan cupang dikenal sebagai pelompat yang handal. Mereka bisa melompat cukup tinggi keluar dari air jika melihat mangsa atau merasa terganggu oleh lingkungan sekitar. Memasang penutup pada bagian atas akuarium adalah sebuah keharusan.

Pastikan penutup tersebut memiliki lubang udara yang cukup agar sirkulasi oksigen tetap berjalan dengan baik. Penutup juga berfungsi untuk mencegah debu atau benda asing jatuh ke dalam air akuarium.

Pengelolaan Kualitas Air

Suhu Air yang Ideal

Sebagai ikan tropis, cupang membutuhkan suhu air yang hangat agar metabolisme tubuhnya berjalan dengan optimal. Suhu air yang disarankan berkisar antara 24 hingga 27 derajat Celsius. Jika suhu ruangan rumah Anda terlalu dingin, penggunaan pemanas air akuarium mini sangat dianjurkan.

Perubahan suhu yang drastis dapat menyebabkan ikan mengalami syok dan berujung pada penyakit seperti white spot. Selalu pantau suhu air menggunakan termometer akuarium khusus.

Frekuensi Penggantian Air

Menjaga kebersihan air adalah inti dari cara merawat ikan cupang untuk pemula yang sering kali diabaikan. Air akuarium harus diganti secara berkala, yaitu sekitar seperempat hingga setengah bagian air setiap satu minggu sekali.

Jangan pernah membuang seluruh air dan mencuci akuarium hingga bersih total secara bersamaan karena hal tersebut akan membunuh bakteri baik yang berfungsi mengurai limbah di dalam air. Penggantian air secara parsial jauh lebih aman bagi kesehatan ikan.

Penggunaan Kondisioner Air

Air keran atau air ledeng biasanya mengandung klorin dan zat kimia lain yang berbahaya bagi ikan hias. Sebelum memasukkan air ke dalam akuarium, Anda wajib mengendapkan air tersebut selama minimal 24 jam atau menggunakan cairan anti klorin.

Pemberian kondisioner air akan menetralkan zat beracun sekaligus membantu melapisi tubuh ikan agar tidak mudah terinfeksi bakteri atau parasit. Selalu pastikan parameter air aman sebelum ikan dimasukkan kembali.

Pemberian Pakan yang Benar

Jenis Pakan Berkualitas

Ikan cupang adalah hewan karnivora yang membutuhkan asupan protein tinggi untuk menjaga warna tubuh dan kesehatan siripnya. Anda bisa memberikan pelet khusus ikan cupang yang kaya nutrisi sebagai makanan sehari-hari.

Selain pelet, sesekali berikan pakan alami seperti jentik nyamuk, kutu air, atau cacing sutra untuk merangsang insting berburunya. Pakan alami juga membuat pertumbuhan ikan menjadi jauh lebih optimal dan bugar.

Aturan Porsi Makan

Kesalahan umum yang sering dilakukan pemula adalah memberi makan ikan cupang secara berlebihan. Lambung ikan cupang memiliki ukuran yang sangat kecil, kurang lebih seukuran bola matanya sendiri.

Berikan pakan sebanyak dua kali sehari dengan porsi yang bisa habis dalam waktu satu hingga dua menit saja. Sisa makanan yang tidak memakan waktu lama untuk tenggelam akan membusuk dan merusak kualitas air akuarium.

Waktu Puasa untuk Ikan

Tidak banyak yang tahu bahwa ikan cupang perlu dipuasakan satu hari dalam seminggu. Puasa bertujuan untuk membersihkan saluran pencernaan mereka dan mencegah penyakit sembelit atau dropsy yang sering berakibat fatal.

Selama hari puasa, Anda tidak perlu merasa khawatir karena ikan cupang dapat bertahan hidup dengan baik tanpa makanan selama beberapa hari asalkan kondisi tubuhnya sehat.

Mengenali dan Mencegah Penyakit

Penyakit Umum pada Cupang

Sebagai pemula, Anda perlu mengenali beberapa penyakit yang sering menyerang ikan cupang, seperti pembusukan sirip fin rot, jamur, dan bintik putih. Penyakit ini biasanya muncul akibat kualitas air yang buruk dan jarang dibersihkan.

Jika melihat tanda-tanda lesu, warna memudar, atau sirip yang tampak rusak, segera lakukan tindakan pencegahan sebelum menyebar ke seluruh bagian tubuh ikan.

Karantina Ikan Sakit

Apabila ikan menunjukkan gejala sakit, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkannya ke wadah karantina terpisah. Hal ini bertujuan agar pengobatan lebih terfokus dan tidak mencemari ekosistem akuarium utama.

Gunakan obat ikan khusus yang dijual di toko hewan peliharaan dengan dosis yang sesuai dengan anjuran kemasan. Hindari mencampur berbagai jenis obat secara sembarangan.

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Cara terbaik menjaga ikan cupang tetap sehat adalah dengan memberikan pakan yang bervariasi, menjaga kebersihan air, dan menghindari stres lingkungan.

Pastikan akuarium diletakkan di tempat yang tenang, terhindar dari kebisingan berlebih, serta tidak terkena paparan sinar matahari langsung yang dapat memicu pertumbuhan lumut liar secara cepat.

Interaksi dan Pelatihan Dasar

Melatih Mental Ikan

Ikan cupang dikenal sebagai ikan yang teritorial dan agresif terhadap sesamanya. Untuk menjaga mental dan keindahan siripnya, Anda bisa melatih ikan dengan cara mendekatkan cermin kecil ke kaca akuarium selama beberapa menit.

Latihan ini membuat ikan mengembangkan siripnya secara maksimal dan menaikkan warna tubuhnya. Namun, jangan lakukan hal ini terlalu lama agar ikan tidak mengalami kelelahan atau stres berkepanjangan.

Mengenali Perilaku Normal

Mengamati perilaku harian ikan cupang adalah bagian penting dalam cara merawat ikan cupang untuk pemula. Ikan yang sehat biasanya aktif berenang, merespon kehadiran pemilik di dekat akuarium, dan memiliki nafsu makan yang baik.

Sebaliknya, jika ikan lebih sering berdiam diri di dasar akuarium atau mengambang di permukaan tanpa banyak bergerak, hal tersebut menandakan adanya masalah kesehatan atau ketidakcocokan parameter air.

Membangun Rutinitas Harian

Memelihara hewan peliharaan membutuhkan komitmen waktu. Buatlah jadwal harian yang konsisten untuk memberi makan, memeriksa suhu air, dan membersihkan kotoran yang mengendap di dasar akuarium.

Dengan rutinitas yang teratur, Anda akan lebih peka terhadap perubahan kecil pada kondisi ikan sehingga penanganan masalah bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Persiapan Memelihara Cupang Jantan dan Betina

Perbedaan Karakteristik

Sebelum memutuskan untuk membeli, penting bagi pemula untuk mengetahui perbedaan antara ikan cupang jantan dan betina. Cupang jantan umumnya memiliki sirip yang jauh lebih panjang, warna yang lebih mencolok, dan sifat yang sangat teritorial.

Sementara itu, cupang betina memiliki sirip yang lebih pendek, tubuh sedikit lebih membulat, dan cenderung lebih toleran jika dipelihara dalam kelompok betina tertentu atau sorority tank.

Menghindari Percampuran Jantan

Aturan mutlak dalam dunia per-cupang-an adalah dilarang menyatukan dua ekor ikan cupang jantan di dalam satu akuarium yang sama. Mereka akan bertarung sampai mati demi memperebutkan wilayah.

Bahkan penempatan wadah yang bersebelahan tanpa sekat penghalang dapat membuat cupang jantan terus-menerus stres karena melihat musuh di dekatnya. Selalu berikan jarak atau sekat antar akuarium.

Pemahaman Dasar Pembiakan

Bagi pemula, sangat disarankan untuk menguasai perawatan dasarnya terlebih dahulu sebelum mencoba untuk mengembangbiakkan ikan cupang. Proses pembiakan membutuhkan persiapan wadah khusus, pakan burayak yang spesifik, serta pengawasan ekstra.

Fokuslah terlebih dahulu pada cara memberikan kehidupan yang nyaman bagi satu ekor ikan cupang peliharaan Anda di rumah.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Menggunakan Akuarium Bulat Kecil

Kesalahan paling klasik bagi pemula adalah membeli akuarium bola kaca kecil tanpa sistem filtrasi atau aerasi. Wadah seperti ini sangat menyulitkan proses pembersihan dan mempercepat penurunan kualitas air.

Pilihlah akuarium berbentuk kotak minimalis yang memberikan volume air lebih banyak demi kenyamanan jangka panjang ikan peliharaan Anda.

Memberi Makan Berlebihan

Rasa sayang yang berlebihan sering kali diekspresikan dengan memberikan pakan dalam jumlah banyak. Padahal, kekenyangan dapat menyebabkan ikan mengalami gangguan pencernaan parah hingga kematian mendadak.

Selalu patuhi takaran pemberian pakan secukupnya dan segera angkat sisa makanan yang tidak termakan agar air tidak keruh.

Mengabaikan Siklus Nitrogen

Banyak pemula yang langsung memasukkan ikan ke dalam air keran baru yang baru saja dituang ke akuarium. Hal ini sangat berbahaya karena zat kimia di dalamnya belum terurai dengan baik.

Pahami pentingnya proses siklus air sebelum menempatkan ikan ke habitat barunya agar mereka bisa beradaptasi tanpa mengalami stres berat.

Kesimpulan

Merawat ikan cupang sebenarnya tidaklah sulit asalkan Anda memahami dasar-dasar pemeliharaan yang benar. Mulai dari pemilihan wadah yang layak, pengaturan suhu air yang stabil, pemberian pakan bernutrisi, hingga menjaga kebersihan akuarium secara rutin adalah kunci utama agar ikan peliharaan Anda tetap sehat dan berumur panjang.

Dengan menerapkan panduan cara merawat ikan cupang untuk pemula di atas, Anda kini sudah siap untuk memulai hobi yang menyenangkan ini. Nikmati setiap prosesnya dan jadikan perawatan ikan cupang sebagai kegiatan yang menyenangkan sekaligus menenangkan di rumah.

FAQ

Ikan cupang tidak terlalu menyukai arus air yang kencang karena siripnya yang panjang. Namun, penggunaan filter mini dengan aliran pelan sangat disarankan untuk menjaga kebersihan air lebih lama.

Ikan cupang jantan sebaiknya dipelihara sendiri tanpa dicampur ikan lain karena sifatnya yang teritorial. Namun, cupang betina atau jantan tertentu terkadang bisa disatukan dengan ikan kecil yang tenang seperti neon tetra.

Perubahan warna pada ikan cupang biasanya disebabkan oleh stres, kualitas air yang buruk, suhu air yang tidak stabil, atau karena faktor usia dan kekurangan nutrisi makanan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang