Periksa Tubuh Anjing untuk Pastikan Anjing Keracunan

Jika anjing Anda menelan atau menghirup sesuatu yang beracun, Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter hewan. Gejalanya bisa berupa muntah, lesu, urine yang berdarah dan kejang. Jika Anda menduga anjing Anda mengalami keracunan, periksa anjing dan lingkungan sekitarnya secara menyeluruh. Kemudian, hubungi dokter hewan. Jika Anda mengetahui apa yang membuat anjing Anda keracunan, informasi ini akan membantu dokter hewan menentukan pengobatan yang terbaik untuknya.

Periksa mulut anjing. Gusi dan lidah anjing harusnya berwarna pucat hingga merah muda. Jika gusi anjing Anda secara alami berwarna hitam, periksa lidahnya. Jika gusi dan lidahnya berwarna biru, ungu, putih, merah bata atau merah mencolok, segera hubungi dokter hewan. Hal ini berarti sesuatu telah menghambat aliran darah di tubuhnya.

Anda juga bisa melakukan tes waktu pengisian kapiler ("capillary refill time") untuk menentukan apakah racun telah menghambat aliran darah anjing atau tidak. Angkat bibir atasnya dan tekan gusi di atas gigi taringnya dengan ibu jari Anda. Lepaskan jari Anda dan perhatikan perubahan warna di tempat yang tadi ditekan. Warna gusi harusnya berubah dari putih menjadi merah muda dalam dua detik. Jika ada penundaan yang cukup lama (lebih dari tiga detik), hubungi dokter hewan.

Periksa detak jantung anjing. Jika jumlah detak jantungnya lebih dari 180 detak per menit, dan ada indikasi bahwa anjing terkena racun, segera hubungi tenaga medis. Jumlah detak jantung normal anjing saat istirahat adalah antara 70-140 detak per menit. Anjing berukuran lebih besar biasanya mempunyai jumlah detak jantung yang lebih rendah.

Anda bisa memeriksa detak jantung anjing dengan meletakkan tangan Anda di sisi kiri dadanya, di balik sikunya, dan kemudian rasakan jantungnya berdetak. Hitung berapa banyak jantung berdetak dalam 15 detik dan kalikan angka tersebut dengan 4 untuk mengetahui jumlah detak jantungnya per menit.

Untuk persiapan, tuliskan jumlah detak jantung normal anjing Anda di sebuah jurnal sebagai referensi masa depan. Beberapa anjing secara alami memiliki jumlah detak jantung yang lebih cepat.

Periksa suhu tubuh anjing dengan menggunakan termometer. Suhu normal anjing adalah antara 38,3-39,2°C. Demam tidak selalu menandakan bahwa anjing mengalami keracunan, tetapi menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah. Jika binatang peliharaan Anda sedang stres atau senang, suhu tubuhnya juga mungkin akan naik. Namun, jika binatang peliharaan Anda lesu, sakit dan suhu tubuhnya tinggi, segera hubungi dokter hewan.

Minta bantuan seseorang untuk mengukur suhu tubuh anjing Anda. Salah satu orang harus memegang kepala anjing dan yang satunya lagi memasukkan termometer ke dalam dubur anjing (berada tepat di bawah ekornya). Olesi termometer dengan petroleum jelly atau pelumas berbahan dasar air seperti K-Y. Dalam melakukan langkah ini, gunakan termometer digital.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.arenahewan.com)


Post Terkait

Comments