Penyebab Kelumpuhan pada Bebek

Salah satu tantangan yang sering sekali dijumpai oleh peternak itik atau bebek adalah adanya gangguan penyakit. Walaupun itik atau bebek dikenal lebih kebal pada penyakit ketimbang jenis unggas yang lain, namun kita sebagai peternak mesti disediakan pencegahan terhadap penyakit secara mendalam.

Kenapa pencegahan perlu dilakukan? Karena bila penyakit telah berhasil mengenai ternak bebek atau itik, tidak hanya turunnya produksi, bahkan lebih parahnya lagi dapat mengalami kematian pada bebek atau itik tersebut.

Kita mesti mengetahui jenis penyakit yang sering menyerang bebek atau itik salah satunya yaitu penyakit lumpuh kaki. Penyakit lumpuh pada itik atau bebek disebabkan oleh dua faktor, yaitu bebek atau itik kekurangan vitamin D dan yang kedua bebek terserang bakteri botulimus.

Faktor penyebab bebek atau itik lumpuh karena kekurangan vitamin D yaitu kurangnya cahaya didalam kandang. Cahaya yang masuk dalam kandang bebek dan mengenai bebek atau itik akan membantu pembentukan vitamin D pada tulang bebek/itik.

Jika cahaya matahari kurang masuk dalam kandang, maka secara perlahan bebek atau itik akan mengalami kelumpuhan total. Bebek yang mengalami penyakit lumpuh pertumbuhan badannya melamban dan kurus, bahkan bila dibiarkan bebek yang lumpuh tersebut bisa mati.

Manfaat cahaya matahari juga membunuh bakteri yang ada di dalam kandang bebek, salah satunya adalah jenis bakteri botulimus penyebab lain dari itik atau bebek lumpuh.

Saat fungsi tulang pada bebek melemah karena kekurangan vitamin D dan ditambah lagi dengan adanya jenis bakteri botulismus, akan mengakibatkan kelumpuhan total pada unggas tersebut.

Maka dari itu, sebaiknya kandang bebek sebisa mungkin dibuat terkena cahaya matahari pagi agar terhindar dari penyakit lumpuh, kebersihan kandang juga harus dijaga.

Dalam beberapa literatur, ada cara menyembuhkan kelumpuhan pada bebek atau itik, diantaranya: bebek dipisahkan dari kelompoknya dan jemur pada terik matahari; berikan bebek tersebut minyak kelapa dan pastikan bebek meminumnya; dengan pemberian minyak membuat bebek kehausan dan ingin minum terus; bila bebek banyak minum maka sirkulasi menjadi lancar dan akan mengurangi kelumpuhan. (A. Kholis/berbagai sumber)


Post Terkait

Comments