Mahalnya Biaya Pengobatan, Karena Obat & Alat Masih Impor

Sebagai pecinta hewan sejati, tentunya akan memberikan yag terbaik untuk hewan kesayangannya. Apalagi hewan peliharaannya tengah sakit, sudah pasti akan memberikan pengobatan yang terbaik.

Mahalnya biaya pengobatan, tidak akan menjadi masalah. Karena semua itu akan ‘terbayar lunas’ ketika melihat hewan kesayangan kembali ceria seperti biasanya. Hal itu dilakukan, karena menganggap hewan kesayangannya, seperti anggota keluarganya sendiri.

Drh. Zahro Novaga menuturkan, biasanya yang menganggap mahalnya biaya pengobatan di klinik hewan adalah orang-orang yang mengedepankan keuntungan semata, dibandingkan dengan rasa kasih sayang terhadap hewannya. Kalau seoraang pet lovers sejati, lanjutnya, pasti akan memperhatikan kesehatan hewannya.

“Biasanya yang bikin mahal biaya pengobatan itu adalah obat-obatan yang masih banyak impor dari luar negeri dan juga pelaratannya,”  tuturnya, seperti yang ditulis Vetnews.co.

Dokter yang praktek di YY Pet Shop& Petcare, di Jalan Veteran No. 24, Sragen, Jawa Tengah, mengatakan biaya pengobatan terhadap hewan itu menjadi mahal lantaran telah dilakukan tindakan medis berbentuk operasi.

Karena tindakan operasi membutuhkan obat bius, jarum jahit, benang, pisau khusus, dan perlengkapan operasi lainnya yang merupakan alat sekali pakai. Biaya operasi baik kecil maupun operasi besar, biasanya menelan biaya sebesar Rp 250 ribu.

“Kalau tidak mau mahal. Saya sarankan rutin melakukan cek kesehatan ke klinik hewan, minimal dua minggu sekali,” paparnya.

Dalam memberikan obat kepada pasiennya, drh. Zahro menuturkan, dirinya tidak pernah menyarankan untuk menggunakan obat herbal. Namun ia hanya menyarankan untuk menggunakan madu sebagai obat tambahan saja.

Sebagai seorang praktisi, sudah menjadi kewajiban drh. Zahro untuk memberikan edukasi kepada pemiliki hewan dengan memberitahu penyakit-penyakit yang sekiranya akan diderita hewa kesayangan jika tak melakukan pemeriksaan rutin.

Biasanya, dokter ini memberitahukan kasus-kasus tersebut di kliniknya. Sehingga, pemilik hewan lebih aware seperti penyakit : panleuk virus, scabies, dermatitis, dan lainnya.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati, karena penyesalan selalu datang terakhir. Oleh karena itu, lakukan secara rutin pemeriksaan kesehatan, beri obat cacing secara rutin pula,” tutupnya. (A.Akholis)

Sumber: Vetnews.co

Foto ilustrasi : en.wikipedia.org


Post Terkait

Comments