Klinik Akupuntur Hewan

Kehadiran Petshop dan praktek dokter hewan di kawasan Batam, Kepulauan Riau, sangat membantu masyarakat terutama  pemilik hewan kesayangan. Apalagi kawasan Batam pernah dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan, dan cuaca panas ekstrim yang dampaknya bukan hanya pada manusia tapi juga hewan kesayangan.

Salah satu petshop dan praktek dokter hewan itu adalah Waras Satwa Petshop yang dipimpin oleh dokter hewan Jonet Tri Mispanto. Salah satu kelebihan dari petshop yang dipimpinnya adalah ada akupuntur untuk hewan kesayangan.

“Akupunktur terbukti menjadi salah satu perawatan yang paling aman untuk menghilangkan rasa sakit dan juga digunakan untuk berbagai macam penyakit seperti alergi, hip dysplasia, kelumpuhan, arthritis, masalah kesuburan dan gangguan pernapasan,” kata Jonet.

 Hewan peliharaan yang paling umum untuk menerima akupunktur adalah anjing, kucing dan kuda. Hewan kecil seperti kelinci, musang, tikus dan bahkan burung dapat diobati dengan akupunktur.

Keuntungan lain dari akupunktur yang telah dilaporkan adalah meningkat produksi sel darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan berbagai gerakan dan relaksasi secara keseluruhan.

Telah terbukti untuk meningkatkan kualitas hidup banyak hewan peliharaan yang telah tua. Biasanya peningkatan kualitas hidup hewan yang tua selama ini adalah diberikan suntikan dan obat - obatan.

Dokter hewan Jonet juga terbilang rajin memberikan perhatian kepada warga Batam yang memiliki hewan kesayangan.  Misalnya, saat cuaca Batam sangat panas, tentu berpengaruh terhadap kesehatan hewan.

 Jonet mengajaknya untuk melakukan vaksinasi.  Terutama  merebaknya  kasus kasus virus terutama Canin Parvo Virus(anjing) dan Feline Panleukopenia Virus (kucing).

Kedua jenis virus ini sama sama berakibat fatal pada hewan kesayangan  yaitu kematian. Ketika panas menyengat terjadi, pertengahan 2015 silam, misalnya, hanya dalam dua minggu kurang lebih 12 kasus panleukopenia dan enam kasus parvo virus.

Jonet dan sejawatnya yang dikenal gaul dan mudah diajak komunikasi itu pun, kemudian menyampaikan pesan kepada para pecinta hewan untuk lebih waspada dan memperhatikan hewan kesayanganya. “Yang utama adalah vaksinasi atau imunisasi,” katanya. (Abdul Kholis)

sumber: Vetnews.co


Post Terkait

Comments