Kenali Cara Mengatasi Anjing Peliharaan Muntah Darah

Ketika anjing kesayangan sakit, perasaan sedih dan khawatir tentu menyelimutimu. Apalagi jika anjing peliharaan tiba-tiba muntah darah tanpa diketahui penyebabnya, pastilah akan membuatmu kebingungan.

Muntah darah pada anjing atau hematemesis merupakan hal yang cukup umum terjadi pada anjing dan diakibatkan oleh banyak faktor hingga dikaitkan oleh sejumlah penyakit.

Misalnya, adanya permasalahan pada bagian perut atau organ dalam yang mengakibatkan pecahnya pembuluh darah dan menyebabkan perdarahan gastrointestinal yang akan membuat anjing memuntahkan darah.

Selain itu, bisul, gastritis, atau obat-obatan seperti NSAID adalah penyebab yang umum anjing muntah darah.

Selain itu, kamu juga harus mengetahui gejala, penyebab, hingga cara mengatasinya agar anjing bisa memperoleh penanganan yang tepat.

Melansir dari Wag Walking, Minggu (30/5/2021), berikut ini gejala, penyebab, hingga cara mengatasi anjing muntah darah.

Gejala muntah darah pada anjing

Dalam beberapa kasus, jika anjing muntah darah dalam jumlah banyak dan berlangsung berhari-hari maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter hewan untuk penanganan darurat.

Tapi, tak jarang muntah darah tersebut tersamarkan dengan cairan lainnya sehingga menyebabkan kamu sulit mengenali apakah anjingmu muntah darah atau tidak?

Nah, berikut ini gejala muntah darah pada anjing yang penting untuk diketahui.

  • Muntah yang mengandung bercak darah
  • Muntah dengan butiran gelap yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Muntah darah dalam jumlah banyak
  • Gejala bersamaan seperti diare, hematochezia (darah dalam tinja), demam, atau syok
  • Gusi pucat, pernapasan tersengal-sengal atau suhu tubuh dingin

Ada banyak faktor yang menyebabkan anjing muntah darah. Berikut ini adalah sejumlah penyebab anjing mengalami muntah darah dan wajib diwaspadai:

  • Bisul
  • Gastritis (gastroenteritis akut, kronis, atau hemoragik)
  • Penyakit radang usus
  • Kanker gastrointestinal (Leiomyoma, Karsinoma, Limfoma, Gastrinoma)
  • Penyakit menular (canine parvovirus, coronavirus)
  • Parasit (cacing tambang, cacing gelang, coccidia)
  • Obat-obatan (NSAID, kortikosteroid)
  • Syok (hipovolemik akibat kehilangan darah, septik akibat toksisitas, neurogenik akibat trauma otak)
  • Penyakit hati
  • Hiperadrenokortisisme (sindrom Addison)
  • Penyakit ginjal
  • Benda asing
  • Koagulopati (trombositopenia, koagulasi intravaskular diseminata, defisiensi faktor pembekuan)
  • Memuntahkan terlalu banyak cairan (biasanya hanya menghasilkan bercak darah)
  • Pendarahan di mulut
  • Menelan darah dari gangguan saluran pernafasan
  • Menelan racun (misalnya menelan umpan tikus)
  • Kanker

Cara menangani anjing muntah darah

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika anjing peliharaanmu muntah darah, berikut penjelasannya. 

  • Ketika anjing muntah darah, tentu akan kehilangan banyak darah. Kamu bisa melakukan transfusi plasma segera di klinik hewan terdekat.
  • Cairan dan elektrolit intravena dapat diberikan untuk mengobati syok dan menyeimbangkan dehidrasi akibat muntah.
  • Antibiotik dapat diberikan untuk mengatasi muntah yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Jika muntah darah diakibatkan oleh gastritis kronis atau bisul, maka dokter hewan akan mengobati anjing dengan antasida dan antiemetik.
  • Jika perlu, anjing akan dirawat terutama bila memiliki masalah autoimun atau mengikuti diet ketat untuk menghindari alergen.
  • Arang aktif dapat diberikan untuk mengatasi overdosis atau keracunan obat.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.kompas.com)


Post Terkait

Comments