Jika Anjing Anda Berperilaku Aneh, Jangan-jangan…

Untuk memastikan hal ini, ada beberap hal yang bisa Anda lakukan.

Periksa keseimbangan anjing. Jika anjing Anda sempoyongan, pusing atau mengalami disorientasi, anjing tersebut mungkin mempunyai masalah saraf atau jantung, serta darah rendah yang disebabkan oleh keracunan. Segera hubungi dokter hewan jika gejala-gejala tersebut muncul.

Perhatikan jika anjing muntah atau diare karena kedua gejala ini tidak biasa muncul pada anjing. Muntah dan diare adalah tanda bahwa tubuh anjing berusaha mengeluarkan substansi asing beracun. Periksa isi, warna, dan konsistensi muntahan atau kotoran anjing Anda. Kotoran anjing seharusnya padat dan berwarna cokelat. Jika kotorannya encer, lembek, berwarna kuning, hijau, atau hitam pekat, hubungi dokter hewan.

Perhatikan anjing ketika bernapas. Jangan dulu panik jika anjing terengah-engah, karena hal ini normal dilakukan oleh anjing untuk mengeluarkan panas. Namun, jika anjing terengah-engah selama lebih dari 30 menit, anjing tersebut mungkin mengalami masalah pernapasan atau jantung. Segera hubungi dokter hewan jika anjing mengeluarkan suara wheezing (suara bernada tinggi yang mirip dengan siulan) atau meretih saat bernapas. Jika anjing menelan sesuatu, benda tersebut mungkin memengaruhi paru-parunya.

Anda bisa menentukan frekuensi pernapasan anjing dengan memperhatikan dadanya dan menghitung berapa kali anjing bernafas dalam 15 detik. Kemudian kalikan angka tersebut dengan 4 untuk mengetahui frekuensi pernapasan per menit. Frekuensi pernapasan per menit yang normal untuk anjing adalah 10-30 napas per menit.

Waspadai tanda-tanda kehilangan nafsu makan yang terjadi secara tiba-tiba. Jika anjing Anda tiba-tiba berhenti makan, anjing tersebut mungkin menelan substansi yang beracun. Hubungi dokter hewan jika anjing tidak nafsu makan selama lebih dari 24 jam.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.arenahewan.com)


Post Terkait

Comments