Jika Anjing Anda agresif

Apakah Anda pecinta anjing? Atau Anda tinggal di kompleks yang banyak memelihara anjing? Terkadang Anda mungkin sering dibuat merasa khawatir atau tidak aman kepada perilaku anjing yang tiba-tiba menjadi tidak terkontrol. Hal itu wajar, karena anjing memang jenis binatang yang terkadang menunjukkan perilaku yang agresif. Perilaku agresif tentu ada banyak penyebabnya. Stress menjadi pemicu utama pada anjing yang tiba-tiba menjadi agresif. Biasanya anjing tersebut tidak ramah pada siapapun jika merasa tidak aman.

Selain itu penyebab anjing sering memunculkan perilaku agresifnya adalah kurangnya proses sosialisasi pada lingkungannya. Pemilik anjing memang merawat anjingnya dengan baik, tetapi kurang memperhatikan faktor psikis bagi anjing yang dirawatnya. Banyak kasus terjadi anjing agresif bahkan sampai melukai temannya karena kurang diajak bergaul dengan lingkungannya. Sifat binatang apapun sebenarnya liar, tetapi jika ada komunikasi yang baik dan pola asuh yang benar anjing akan bisa lebih di atur dan penurut.

Penyebab Anjing menjadi Agresif

Selain stress dan kurangnya sosialisasi, ada banyak lagi alasan anjing bersifat agresif. Salah satu penyebab lain anjing menjadi agresif dan sulit dikendalikan adalah adanya penyakit tertentu pada anjing.

Penyakit yang dirasakan di bagian tertentu dapat memicu keagresifan seekor anjing terhadap lingkungan sekitarnya. Baik itu kepada manusia maupun sesama anjing lainnya. beberapa penyakit yang biasanya bersemayam di tubuh seekor anjing adalah rabies, tumor otak, penyakit kelenjar.

Jika Anda menemukan anjing yang Anda pelihara menunjukkan tanda-tanda kesakitan cobalah periksa pada dokter hewan terdekat. Bila memang terbukti sakit, Anda dapat mengatasinya dengan perawatan yang tepat. Perawatan intensif menjadi solusi agar penyakit dan dampaknya bisa diatasi seminimal mungkin. Disamping itu, anjing bisa agresif karena mengalami ketakutan yang besar.

Semua makhluk hidup di bumi memiliki cara bertahan masing-masing ketika dirinya merasa terancam oleh sesuatu. Anjing pun demikian, dia akan merasa sangat ketakutan bila ada bahaya dan ancaman yang dapat membahayakan nyawanya. Anjing biasanya membuat pertahan dengan berperilaku agresif. Pada kasus anjing kecil biasanya mereka cenderung kurang agresif jika terancam karena ada induknya yang masih setia menjaga.

Anjing bisa juga agresif saat mereka ingin menguasai wilayah tertentu. Jika Anda mempunyai anjing peliharaan yang  nampak sehat dan tidak terlihat keganjalan tetapi sering menggeram Anda mungkin dia sedang mempertahankan daerah kekuasaannya. Misalnya saja, saat ada anjing lain atau manusia mendekati tempat makan, tempat tidur dan daerah kekuasaannya anjing akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan daerahnya dari objek yang
dianggap musuhnya.

Sifat memonopoli kadang ditunjukkan anjing jika ingin menguasai daerah teritorinya. Jika sudah begitu, sebaiknya Anda berusaha tidak mendekat atau menghalau gangguan lain yang mungkin akan membuat anjing kesayangan Anda marah dan berubah menjadi agresif. Usahakan menghindari daerah yang dianggap “rumah kekuasaannya”. Apalagi saat kondisi lingkungan yang berubah.

Misalnya saja ada anggota baru di rumah. Bisa manusia ataupun hewan baru sebagai anggota keluarga baru. Hal tersebut membuat anjing menjadi terancam dan berubah menjadi agresif. Jika memang ada anggota baru sebaiknya perkenalkan terlebih dahulu. Pembiasaan yang dilakukan dapat membuat anjing lebih bersikap tenang dan penurut kepada pemiliknya ataupun orang yang ada di sekitarnya.

Ketika ada orang yang berlari saat melihat anjing, ini justru bisa membuatnya bertindak agresif. Maka dari itulah, sebaiknya jangan pernah berlari ketika ada anjing lewat. Hal itu akan membuat si anjing merasa terancam dan malah mengejar seseorang yang berlari menjauh darinya. Tipsnya adalah ketika Anda bertemu anjing usahakan jangan lari. Tetap santai dan sebisa mungkin hindari kontak mata. Hal tersebut dirasa lebih aman untuk seseorang
yang memang memiliki ketakutan terhadap anjing.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: caesarjaco.co.id)


Post Terkait

Comments