Gejala Gastric Dilatation Volvulus pada Anjing yang Perlu Anda Tahu

Ada beberapa gejala Gastric Dilatation Volvulus (GDV) yang para pemilik anjing kesayangan ketahui. Diantaranya adalah:

  • Merasa tidak nyaman
  • Penumpukan gas di dalam lambung sehingga perut terlihat membesar
  • Lemah
  • Depresi
  • Hipersalivasi - pengeluaran air liur yang berlebihan
  • Sulit bernafas
  • Muntah tetapi tidak memuntahkan apapun
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan
  • Aritmia - jantung berdetak lebih cepat

Perputaran lambung dan penumpukan gas di dalamnya menyebabkan tekanan darah menjadi rendah (hipotensi), penurunan aliran darah kembali ke jantung, hilangnya suplai darah ke perut, dan shock.

Tekanan pada aliran darah utama membuat turunnya aliran darah ke hati sehingga menurunkan kemampuan hati untuk menyaring dan mengeluarkan racun maupun bakteri pada darah.

Apabila dibiarkan dan tidak segera diobati, tubuh akan mengalami keracunan darah, peritonitis (radang pada selaput tipis yang membungkus saluran cerna), dan shock.

Bagaimana dokter hewan mendiagnosis Gastric Dilatation Volvulus?

  • Diagnosis gejala dari pemilik anjing dan terlihatnya bagian perut yang membesar (bukan karena hamil)
  • Riwayat perkembangbiakan anjing. Anjing yang sering melahirkan akan beresiko lebih besar terkena GDV
  • Shock pada anjing dapat dilihat dari warna mukosa atau selaput lendirnya pucat (misalnya gusi, mulut, hidung), peningkatan denyut jantung, dan denyut nadi
  • Dalam pemindaian dengan sinar-x, terlihat lambung membengkak dan berisi gas. Pilorus yang biasanya berada di kanan berpindah menjadi di kiri tubuh anjing

Apa yang harus dilakukan apabila anjing Anda terkena Gastric Dilatation Volvulus?

  • GDV merupakan penyakit darurat yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin. Terlambat satu menit saja dapat menyebabkan nyawa anjing Anda menghilang
  • Segera bawa anjing Anda ke dokter hewan terdekat

Bagaimana perlakuan medis yang dilakukan untuk Gastric Dilatation Volvulus pada anjing?

  • Melakukan resusitasi dengan terapi cairan intravena. Resusitasi adalah usaha pemberian oksigen dan menghidupka kembali kerja jantung agar mampu menyalurkan oksigen ke otak. Biasanya dilakukan dengan pemberian cairan isotonik, larutan garam hipertonik, dan larutan koloid.
  • Lambung akan didekompresi melalui semacam selang atau tabung yang ditusukkan pada bagian perut untuk mengeluarkan gas didalamnya. Setelah gasnya keluar, perut akan dioperasi untuk mengembalikan posisi lambung yang benar. Gastrektomi (pengangkatan bagian lambung) mungkin diperlukan untuk membuang jaringan yang rusak karena infeksi. Bagian organ limpa yang ikut rusak juga harus diangkat.

Bagaimana mencegah penyakit Gastric Dilatation Volvulus pada anjing?

  • Menjaga pola makan anjing dengan makan tidak berlebihan
  • Jangan membiarkan anjing makan terlalu banyak dalam satu waktu
  • Jangan mengajak anjing berolahraga sesaat setelah makan. Tunggulah beberapa saat hingga makanannya turun. Anda dapat mengandangkan anjing Anda terlebih dulu apabila anjing Anda termasuk golongan anjing yang cukup aktif
  • Berikan makanan yang baik dan berkualitas seperti Wish Bone Ocean yang tidak mengandung banyak lemak. Wish Bone Ocean juga tidak menghasilkan gas di dalam lambung. Selain itu manfaat ikan yang terkandung di dalamnya sangat baik bagi kesehatan lambung anjing dan dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Semoga bermnfaat. (aks/sumber: www.rajapetshop.com)


Post Terkait

Comments