Bahaya Jika Anjing Tidak Divaksin

Kehadiran hewan peliharaan di rumah membawa kebahagiaan tersendiri. Tidak jarang hewan peliharaan dianggap sebagai bagian dari anggota keluarga. Oleh karena itu, sebagai pecinta hewan, penting untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan pemberian vaksin.

Pemberian vaksin pada hewan peliharaan bukan hanya dapat membuatnya sehat, tetapi menjaga anggota keluarga lain dari serangan penyakit. Apalagi, kalau di rumah ada anak yang masih kecil. Lalu, apa yang akan terjadi jika hewan peliharaan tidak diberikan vaksin? Inilah beberapa bahaya yang bisa saja mengintai!

Hewan Tidak Menerima Vaksin, Ini Bahayanya

Beberapa penyakit berbahaya dapat disebabkan oleh hewan peliharaan, terutama yang tinggal serumah. Hewan yang biasanya dipelihara oleh manusia dan umum menyebabkan penyakit adalah anjing dan kucing. Namun, tidak perlu khawatir. Kondisi tersebut dapat dicegah hanya dengan memberikan vaksin hewan yang melindunginya dari penyebaran penyakit.

Risiko juga akan meningkat jika orang yang memeliharanya juga tidak mendapatkan vaksin. Beberapa orang berpikir, apabila vaksin hewan telah diberikan, risiko yang timbul juga akan menghilang. Padahal, bukan tidak mungkin hewan peliharaan masih dapat menyebabkan penyakit meski sudah mendapatkan vaksin.

Lalu, dampak buruk apa saja yang dapat terjadi apabila hewan peliharaan tidak diberikan vaksin? Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi:

Terserang Leptospirosis

Salah satu dampak yang dapat terjadi ketika hewan tidak diberi vaksin adalah terserang penyakit leptospirosis. Penyakit ini menyebar melalui urine atau kulit yang terkelupas. Ketika masuk ke darah, bakteri akan terus menyebar dan menyerang organ penting, seperti ginjal, hati, limpa, sistem saraf pusat, hingga bagian intim.

Cara untuk mengetahui gangguan ini ketika menyerang hewan peliharaan adalah dengan melihat gejala yang timbul. Beberapa gejala yang dapat terjadi adalah demam, anoreksia, dehidrasi, dan lebih mudah haus. Hewan tersebut mungkin akan mengalami kesakitan dan tidak ingin bergerak. Selain itu, gagal ginjal kronis mungkin saja terjadi.

Mengalami Rabies

Penyakit yang terbilang sangat berhubungan dengan anjing dan dapat menyerang manusia adalah rabies. Gangguan yang disebabkan oleh virus ini masuk ke tubuh manusia melalui gigitan dari hewan yang terinfeksi. Maka dari itu, sangat penting untuk memberikan vaksin pada hewan peliharaanmu.

Virus dari penyakit ini dapat menyerang sistem saraf pusat, dan dalam tahap yang parah dapat menyebabkan kematian. Untuk mengetahuinya sejak dini, beberapa gejala awal yang akan timbul ketika seseorang mengidap penyakit ini adalah demam, sakit kepala, tubuh terasa lemah, hingga kerap merasa tidak nyaman.

Terserang Toksoplasmosis

Kamu juga dapat mengalami penyakit toksoplasmosis yang disebabkan oleh bakteri yang terdapat pada kucing. Saat hewan peliharaan terserang gangguan ini, seseorang yang melakukan kontak dengan kotoran kucing dapat mengalami penyakit ini. Maka dari itu, sangat penting untuk memberikan vaksin pada kucing.

Penyakit ini juga dapat menyerang otak dan otot pada seseorang yang mengidapnya. Sistem kekebalan tubuh juga mungkin mengalami dampaknya. Infeksi dari bakteri ini dapat menular ke janin ketika sang ibu terserang. Maka dari itu, penting untuk melindungi diri dari penyakit yang mungkin terjadi, terutama pada ibu hamil.

Semoga bermnafaat. (aks/sumber: www.halodoc.com)


Post Terkait

Comments