Alasan Kucing Suka Mengendus Benda di Sekitarnya

 Dahulu, dipercaya bahwa anjing lebih bisa mengandalkan indera penciumannya daripada kucing. Namun, sebuah penelitan menunjukkan bahwa kucing sangat berorientasi pada aroma.

Dilansir dari The Spruce, Rabu (25/11/2020), indera penciuman kucing menentukan kehidupan kucing, yakni menentukan status seksual, digunakan untuk berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan untuk mengidentifikasi wilayah.

Bau dan goresan kucing

Kucing memiliki kelenjar bau di antara jari-jari kaki pada bantalan kakinya. Saat mereka menggaruk suatu objek, hal itu tidak hanya menimbulkan tanda saja, namun mereka juga meninggalkan aroma pribadi mereka.

Oleh sebab itu, saat kucing ingin menunjukkan kepemilikanya, mereka mencakar benda ketika di hadapan kucing lainnya.

Menggosokan tubuh

Jari-jari kaki hanyalah satu tempat yang memilki kelenjar aroma, kucing memiliki kelenjar aroma yang mirip di kulit dagu, bibir, pipi, dahi, dan ekor.

Maka dari itu, kucing sering menggosok kepala dan tubuh terhadap orang, hewan lain, dan benda. Menggosok tubuhnya ke suatu objek menyebarkan bau khas mereka. Kucing menandai Anda sebagai dari bagian keluarganya dan wilayah favoritnya.

Studi menunjukkan bahwa feromon tertentu yang diproduksi oleh kelenjar pipi memiliki pengaruh menenangkan pada kucing.

Fraksi feromon lain yang diproduksi oleh kelenjar pipi mengidentifikasi kucing lain sebagai teman. Oleh sebab itu, kucing suka mencium objek yang berada di kelilingnya untuk memastikan apakah dia nyaman atau tidak.

Bau urin

Urin mengandung lebih banyak bahan kimia khusus (feromon), yang akan memberi tahu kucing lain tentang status seksual kucing yang meninggalkan urin. Serta kucing menggunakan urin untuk menandai wilayahnya. 

Urin kucing jantan memiliki bau yang sangat kuat yang sulit dihilangkan, dan ini menandai jika wilayah tersebut sudah ada yang berkuasa. Sebab itu kucing suka mengendus beberapa benda di hadapannya.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.kompas.com)

 

 


Post Terkait

Comments