A to Z Tentang Anjing yang Pincang

 Membiarkan anjing peliharaanmu berlari untuk menyambutmu dengan penuh kasih sayang merupakan sebuah tindakan yang menggemaskan dan menyentuh. Namun, jika anjingmu tiba-tiba mulai pincang, maka itu dapat mengurangi semangat dan tingkat aktivitas anjingmu seperti biasa. Kamu pun pastinya juga akan sedih dengan hal tersebut

Dilansir dari Honest Paws, Selasa (10/11/2020), anjing pincang adalah masalah yang sangat mengkhawatirkan karena ada banyak penyebab yang dapat memicunya. Untuk alasan ini, pemilik hewan peliharaan harus mengatasi pincang anjing mereka tepat waktu.

Jika anjing peliharaanmu yang pincang dibiarkan, masalah yang dihadapi berpotensi meningkat. Tetapi, pertolongan dan perawatan yang cepat dapat meredakan ketidaknyamanan anjingmu dan menyembuhkannya lebih cepat.

Gejala anjing pincang

Pernahkah kamu memerhatikan bahwa anjingmu mulai berjalan dengan aneh atau mengangkat kakinya? Saat mereka mulai menunjukkan perilaku di atas, ini bisa disebut sebagai pincang.

Kaki seekor anjing terdiri dari saraf, pembuluh darah, otot, persendian, dan tulang, yang semuanya bisa menjadi penyebab rasa sakit. Beberapa gejala lain sering kali menyertai pincang, seperti beberapa hal di bawah ini.

  • Kelemahan atau mati rasa di kaki atau tungkai
  • Fraktur atau patah tulang
  • Kesulitan berdiri, berlari, atau menaiki tangga
  • Ketidakseimbangan
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan kaki atau lutut dengan benar
  • Tidak mau bermain atau berolahraga
  • Nyeri pinggul
  • Menggonggong keras saat disentuh
  • Pembengkakan

Dengan memahami dan menilai anjingmu yang pincang, kamu dapat melihat rencana tindakan yang benar untuk bergerak maju.

Kamu pasti selalu ingin berkonsultasi dengan dokter hewan jika mengkhawatirkan peliharaanmu, sehingga kamu dapat mengembangkan rencana perawatan yang tepat yang akan sangat membantu teman berkaki empatmu.

Potensi penyebab anjing pincang

Beberapa cedera atau penyakit kronis berpotensi menjadi alasan di balik masalah mobilitas anjing Anda.

-Cedera superfisial

Cedera acak dan tidak disengaja dapat menyebabkan anjingmu mulai pincang. Menginjak benda asing atau mendapatkan gigitan dan sengatan bisa menyebabkan rasa sakit yang cukup hingga menyebabkan pincang.

Luka robek, patah kuku kaki, luka bakar, atau radang dingin yang menyebabkan memar atau infeksi juga dapat menyebabkan anjing pincang. Menjilati kaki secara konsisten sering kali merupakan tanda bahwa anjingmu mengalami sesuatu yang menyakitinya.

-Patah tulang atau retak tulang

Tangani anjingmu dengan hati-hati jika tulangnya mengalami retak hingga patah. Segera hubungi layanan darurat.

- Cedera olahraga yang tiba-tiba

Robekan ligamen, keseleo, dislokasi, dan cedera tulang belakang semuanya dapat menyebabkan pincang yang parah.

- Dislokasi, keseleo, atau subluksasi sendi

Hal-hal di atas disebabkan oleh pemisahan antar tulang yang umumnya membentuk sendi. Cedera traumatis adalah penyebab paling umum dari subluksasi sendi.

Merawat anjing yang pincang di rumah

Setelah kamu dan dokter hewan memecahkan misteri masalah pincang pada hewan peliharaanmu, kamu perlu membantu teman berkaki empatmu pulih. Ikuti petunjuk medis apa pun terkait pengobatan dan rehabilitasi pincang. Ada cara lain untuk membantu anak anjingmu dalam proses pemulihannya juga, seperti beberapa hal berikut.

Stimulasi mental

Menghentikan aktivitas harian anjing peliharaanmu bisa sangat membuat mereka frustasi. Teman berbulumu pasti akan bosan jika kamu tidak bisa membawanya berjalan-jalan atau melempar bola untuknya lagi, terutama jika mereka jenis anjing yang aktif .

Anjing yang bosan dapat mengembangkan kebiasaan menjengkelkan seperti melolong, menggonggong tanpa henti, atau bahkan mulai merusak barang-barang di rumahmu. Untungnya, ada banyak ide di luar sana untuk membantu menjaga hewan peliharaanmu terstimulasi secara mental.

Kamu dapat mengekang perilaku yang tidak diinginkan dengan memberikan aktivitas yang menyenangkan pada anjingmu.

Perawatan pasca operasi

Jika anjing peliharaanmu harus menjalani operasi untuk mengobati pincangnya, kamu harus mengikuti petunjuk medis untuk perawatan pasca operasi. Untuk memudahkan anjingmu kembali bergerak penuh, rehabilitasi atau fisioterapi dapat berfungsi untuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi dan tulang yang melemah dengan aman.

Jadi, pastikan untuk tetap konsisten dengan janji yang sedang berlangsung untuk membantu anak anjingmu mendapatkan kembali kekuatannya. Kamu juga dapat memilih untuk menyesuaikan diet bagi hewan peliharaanmu untuk menghindari penambahan berat badan mereka karena kurangnya aktivitas fisik.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.kompas.com)


Post Terkait

Comments