Yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Bahaya Bulu Kucing

Ini bisa sangat sulit jika Anda adalah seorang penyayang binatang tetapi memiliki alergi pada hewan peliharaan. Cara paling utama saat memelihara kucing adalah dengan menjaga kondisi kesehatan hewan peliharaan dan juga kebersihan diri sendiri setelah melakukan kontak dengan hewan.

Pastikan untuk selalu cuci tangan dengan sabun antibakteri setelah menyentuh kucing kesayangan, terutama sebelum menyiapkan makanan. Ajarkan juga hal tersebut pada anggota keluarga yang lain. Sebagai tindakan pencegahan lain, hindari lokasi bermain anak-anak yang mungkin terkontaminasi feses kucing.

Selalu periksakan juga kondisi kesehatan kucing ke dokter hewan. Infeksi dapat dideteksi dengan kunjungan rutin ke dokter hewan. Jika Anda atau anggota keluarga memiliki alergi terhadap bulu kucing, tapi tetap ingin memeliharanya, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis alergi dan imunologi.

Terakhir, pastikan juga agar kucing selalu bersih dan sehat, termasuk bulu dan cakarnya. Kucing senang menggali tanah dengan cakarnya, apabila Anda menemukan kucing melakukan hal tersebut, segera bersihkan kukunya dengan menggunakan sampo khusus.

Hindari juga membiarkan kucing menaiki atau tidur di tempat tidur Anda meskipun ia dalam kondisi bersih. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari bahaya bulu kucing. 

Semoga bermanfaat. (aks/sumber www.halodoc.com)


Post Terkait

Comments