Tips Mengobati Diare pada Anjing Peliharaan

Anjing cenderung mudah terkena diare karena mulutnya yang penuh rasa ingin tahu. Kamu tidak perlu khawatir sebab anjing dapat pulih dalam beberapa hari jika dirawat dengan tepat. Perawatan medis untuk diare hanya diperlukan jika diare tidak membaik dan anjing tampak kesakitan.

Utamanya, saat anjing mengalami diare pastikan ia terhidrasi dengan baik supaya tidak dehidrasi. Lantas, seperti apa perawatan yang tepat untuk anjing yang mengalami diare? Simak penjelasan berikut ini. 

Diare adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh anjing. Kendati demikian, kondisi ini mudah membaik dalam 1-2 hari. Bila anjing terlihat sehat, bahagia dan berperilaku normal, kamu tidak usah terlalu khawatir dan anjing bisa tetap dirawat di rumah. Berikut beberapa perawatan yang harus kamu lakukan:

1. Puasa 12-24 jam

Saat mengalami diare, sebaiknya anjing berpuasa selama 12-24 jam terlebih dahulu untuk membantu mempercepat pemulihan. Namun, jika anjing sudah berumur tua, masih anak-anak atau terlihat kesakitan, sebaiknya jangan lakukan perawatan ini.

2. Berikan Makanan yang Tepat

Makanan yang berlemak dapat memperburuk diare pada anjing. Sebaiknya berikan makanan hambar khusus untuk anjing saat ia sedang mengalami diare. Makanan hambar ini dapat kamu peroleh saat mengunjungi dokter hewan. Sebagai alternatif, kamu bisa membuat nasi dan ayam rebus rumahan (tanpa kulit atau tulang) untuk diberikan pada anjing.

3. Makan dengan Porsi Kecil

Hindari memberi anjing makanan terlalu banyak. Saat mengalami diare, berikan makanan dalam porsi sedikit tapi teratur sepanjang hari. Memberi makan terlalu banyak justru dapat membebani pencernaan anjing yang kemudian dapat memperburuk diare.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan

Anjing yang mengidap diare perlu minum sedikit lebih banyak dari biasanya untuk mengganti cairan yang hilang dari kotorannya. Pastikan anjing memiliki akses ke air setiap saat supaya ia bisa minum sepanjang hari.

5. Banyak Istirahat

Saat mengalami diare, sebaiknya jangan terlalu sering mengajak anjing berjalan-jalan atau bermain. Biarkan anjing beristirahat supaya bisa cepat pulih. Cegah anjing untuk melakukan sesuatu yang energik sampai kondisinya merasa lebih baik.

6. Beri Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Kandungan ini bekerja dengan menambah bakteri baik di dalam usus dan mengikat bakteri jahat dan racun.

Waspadai, Penyebab Diare pada Anjing

Ada banyak hal yang bisa membuat anjing diare. Mulai dari makanan, infeksi usus atau kondisi medis tertentu. Berikut penyebab-penyebab diare pada anjing yang perlu kamu waspadai:

  • Makan sesuatu yang seharusnya tidak dimakan anjing.
  • Alergi makanan.
  • Berganti merek makanan.
  • Infeksi usus yang disebabkan oleh virus, bakteri maupun cacing. 
  • Gastroenteritis hemoragik.
  • Radang usus besar.
  • Penyumbatan usus akibat menelan benda asing.
  • Penyakit radang usus. 
  • Pankreatitis.
  • Penyakit hati.
  • Insufisiensi pankreas eksokrin.

Kunjungi Dokter Bila Anjing Mengalami Hal Ini

Jika diare berlangsung terlalu lama, memburuk sampai membuat anjing dehidrasi, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Tanda-tanda yang perlu kamu waspadai antara lain:

  • Kotoran yang dikeluarkan banyak dan encer atau berlendir.
  • Diare terus menerus.
  • Kotoran mengandung darah.
  • Mengalami diare yang datang dan pergi.
  • Dialami oleh anak anjing atau anjing tua.
  • Tidur lebih lama.
  • Makan dan minum lebih sedikit dari biasanya.
  • Muntah-muntah.
  • Lemas dan lesu.
  • Perut yang sakit, seperti menjerit ketika disentuh atau diangkat.

Jangan tunda untuk membawanya ke dokter hewan bila anjing kesayangan mengalami tanda-tanda di atas.

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.halodoc.com)


Post Terkait

Comments