Pahami Jika Kucing Rentan Membawa Penyakit

Anda ingin mengadopsi kucing di cattery? Alangkah lebih baiknya, sebelum mengadopsi kucing, Anda konsultasi terlebih dulu bertanya kepada dokter hewan. Karena tak sedikit kucing yang terlihat sehat, ternyata pembawa penyakit.

Kondisi ini diungkapkan oleh drh. Bimo Wicaksono, pemilik klinik Bimbi yang terletak di Jalan Parung Bingung, Depok, Jawa Barat, ini mengungkapkan tak sedikit para pengadopsi kucing yang mengeluhkan hal tersebut ketika datang ke kliniknya.

“Kalau kucing yang carier atau pembawa penyakit tidak memiliki gejala apa-apa. Secara fisik, kucing itu sehat. Tapi, tidak tahu kalau hewan itu pembawa toksoplasma, parasit darah, atau kutuan,” ujarnya kepada Vetnews.co, saat ditemui di kliniknya.

Menurutnya, jika tidak dibawa ke dokter hewan, pemiliknya tak tahu kalau kucing tersebut membawa penyakit atau tidak.Apalagi sifat di dalam tubuhnya yang seperti adanya larva cacing atau kutu dan parasit.

“Jadi bisa saja, ketika dibeli, tiba-tiba sakit, terus juga karena adaptasi yang kurang bagus juga bisa menimbulkan penyakit,” tambahnya.

Maka itu, menurut drh. Bimo Wicaksono, para cattery harus benar-benar menjaga kesehatan kucingnya. Ia melihat saat ini perkembangan cattery sangat bagus dan menjanjikan. Sehingga, sudah selayaknya tidak mengabaikan kesehatan kucingnya.

Para pemilik cattery sudah seharusnya melakukan vaksin secara berkala kepada kucing kesayangannya yang ada di cattery. Vaksin wajib diberikan sejak kucing umur 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan. Setelah itu, dilakukan secara berkala tiap tahunnya.

“Kalau kucing sehat, tentunya akan menghasilkan keuntungan juga. Karena perkembangan cattery saat ini sangat bagus ya ketimbang waktu saya kuliah,” paparnya.

 “Dalam memilih indukan harus memperhatikan asal usulnya terlebih dulu. Dalam memilih indukan juga harus yang bersertifikat dan sudah mengikuti cat show. Yang paling penting, terdaftar di organisasi ICA,” tutupnya. (aks/sumber: Vetnews.co)


Post Terkait

Comments