Ketika Musang ‘Datang Bulan’

Memelihara musang kini bukan lagi sesuatu yang sulit dilakukan. Sudah cukup banyak komunitas pecinta musang yang tersebar di beberapa daerah. Cara memelihara binatang yang satu ini pun sudah  banyak di-share,  baik  oleh pecinta musang maupun  dokter hewan. Karena itu, memelihara musang menjadi hobi yang mengasyikan.

Namun, ada saja hal-hal unik yang terkadang belum diketahui oleh para pecinta musang. Misalnya, saat musang tiba-tiba menjadi agresif. Hal itu bisa jadi menunjukkan musang sedang mengalami menstruasi.

Hah, menutruasi? Ya. Hewan yang satu ini pun mengalami menstruasi yang siklusnya sebulan sekali.

Menurut drh. Fira Sovica, yang juga pengelola situs jual beli hewan peliharaan, menstruasi pada musang merupakan gejala yang normal. “Hal ini normal terjadi pada musang betina yang memasuki usia kawin (diatas 6 bulan),” katanya.

Menurut wanita yang akrab disapa drh.Fira ini, ada beberapa ciri musang sedang mengalami menstruasi. Ternyata, gejala ini mirip juga pada manusia.

Misalnya, pendarahan di bagian kemaluan selama beberapa hari, kram perut, kembung perut, dan bahkan perubahan perilaku musang menjadi agresif (galak).

“Kadangkala, musang yang sedang mens juga mengalami demam, badannya terasa lebih hangat dari normal. Ada kalanya, muncul lendir berwarna keruh atau kekuningan di bagian genital musang betina yang sedang mens,” kata Fira.

Tanda-tanda musang yang sedang menstruasi tersebut biasanya akan berlangsung selama beberapa hari, hingga maksimal 12 hari.

Jaga pemberian nutrisinya

Nah, saat sedang datang bulan ini, para pecinta musang sebaiknya mengetahui apa yang harus dilakukan. Dokter Fira mengatakan, perlu pembatasan  interaksi  untuk menanganinya.

Boleh berinteraksi di dalam kandang dengan cara mengelus punggungnya,  handsfeed, dan lainnya. Namun hindari memegang bagian perut musang  yang sedang mens. Hal ini terntu saja berkaitan dengan sifat musang yang sedang “sensi”  selama menstruasi.

Makanan pun perlu dijaga. Asupan makanan  untuk musang betina yang sedang mens  tetap memperhatikan  gizi seimbang dan serat. Buah-buahan seperti pepaya matang dan pepaya terus diberikan untuk menjaga kesehatan pencernaanya.

“Saran lain, bisa memberikan hati ayam rebus untuk musang yang sedang menstruasi,” jelas Fira.

Selain itu, jangan lupa memberikan nutrisi tambahan, seperti sari kurma, agar musang tetap fit selama kedatangan ‘tamu’ bulannya.

Musang yang sudah mengalami menstruasi, juga menjadi penanda siap untuk kawin. Namun, saran Fira, sebaiknya musang dikawinkan setelah usai satu tahun. Hal ini untuk menjaga agar musang tidak stres atau mengalami keguguran. (A.Kholis)

Sumber: Vetnews.co


Post Terkait

Comments