Dalam menjalani aktivitas kesehariannya, anjing tentu mengandalkan keempat kaki mereka baik itu untuk berjalan, berlari, atau berinteraksi dengan benda-benda di sekitarnya.
Timbulnya penyakit pada kaki anjing sudah tentu akan menghambat aktivitas mereka, kan? Makanya penting bagi Sobat Pintar untuk tidak ketinggalan merawat dan menjaga bagian penting ini.
Lalu bagaimana cara mengetahui penyakit pada kaki anjing? Nah, pada ulasan kali ini PetPi akan membahas lengkap ciri-ciri, penyebab, langkah penanganan, dan pencegahannya secara lengkap!
Kenali Ciri-Ciri Penyakit pada Kaki Anjing yang Umum Ditemui
Bantalan atau paw pada kaki anjing merupakan bagian yang sensitif dan rentan terserang penyakit.
Hal ini dikarenakan fungsinya membantu keseimbangan, memperlambat gerak, hingga peredam kejut bagi tulang dan persendian pada kaki anjing.
Maka dari itu penting untuk melakukan pemeriksaan kaki anjing secara berkala. Terlebih apabila mereka sudah menunjukkan ciri-ciri penyakit pada kaki anjing seperti dilansir dari The Spruce Pets, di antaranya:
Macam-Macam Penyebab Penyakit pada Kaki Anjing
Munculnya masalah kesehatan pada kaki anjing terkadang tidak mudah dideteksi oleh pemilik, sehingga baru akan terlihat jika keadaannya sudah cukup membutuhkan penanganan ekstra.
Tergantung dari seberapa besar masalah yang dialami oleh anjing peliharaan, umumnya penyebab penyakit pada kaki anjing berasal dari alergi, infeksi, hingga cedera.
Melansir melalui berbagai sumber, berikut beberapa masalah kesehatan pada kaki anjing dan langkah penanganan yang bisa Sobat Pintar lakukan.
Sama halnya seperti manusia, anjing juga bisa menderita alergi yang salah satunya dipengaruhi oleh faktor genetik. Alergi dapat menyebabkan gejala kemerahan dan gatal pada kaki anjing.
Sebagai reaksi alami dalam menangani masalah ini, umumnya anjing akan mencoba menjilati, menggaruk, hingga menggigit yang dapat mengakibatkan luka dan iritasi.
Timbulnya luka dan iritasi tentunya akan mengundang infeksi sekunder, semisal infeksi bakter dan jamur. Ada baiknya jika anjing peliharaan memiliki gejala alergi, segera bawa ke dokter hewan.
Sejumlah organisme bakteri dalam kondisi normal dapat ditemukan pada kaki anjing. Pertumbuhannya yang tidak terkendali dibantu alergi, ternyata bisa memperparah kondisi dan mengakibatkan infeksi.
Infeksi bakteri pada kaki anjing menunjukkan gejala-gejala, seperti menjilati dan menggigit kaki, kemerahan, bengkak, gatal, hingga timbulnya abses.
Dokter hewan akan mengambil sampel dari kaki anjing untuk dicek di laboratorium. Jika memang ada infeksi bakteri, pengobatan bisa dilakukan menggunakan antibiotik, baik secara oral maupun topikal.
Sama halnya seperti bakteri, infeksi jamur pada kaki anjing umumnya menjadi penyebab sekunder dan bergejala, seperti kemerahan, gatal, bengkak, dan perilaku menjilat dan menggigit berlebihan.
Menurut Dr. Brett Levitzke seperti pada laman PetMD, jamur pada anjing ini bisa ditangani dengan perawatan topikal dengan menggunakan salep atau shampo antijamur.
Jika perawatan kurang membawa hasil baik, penanganan selanjutnya bisa dipadukan dengan pengobatan oral menggunakan obat antibiotik, antijamur, dan antigatal.
Ringworm atau dikenal luas sebagai kurap merupakan salah satu jenis jamur pada anjing yang cukup menular, baik itu pada hewan peliharaan lain hingga manusia.
Selain menyerang area kulit, penyakit pada kaki anjing ini pula dapat menyebabkan timbulnya pembengkakan dan abses di sekitar area yang terserang.
Menurut Dr. Neil Marrinan pada laman PetMD, cara mengobati ringworm pada anjing dapat menggunakan produk shampo atau salep.
Membersihkan area tempat tinggal anjing peliharaan juga penting sebagai pencegahan ke depannya.
Usahakan jangan sampai kandang tempat tinggalnya menjadi lembab. Hal ini akan memicu jamur dan ringworm muncul pada anjing kesayangan Sobat.
Berbicara mengenai kaki anjing tentu tak akan lepas dari kuku yang juga bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan pada peliharaanmu.
Kuku anjing yang terlalu panjang dan tidak pernah dipotong dapat menimbulkan rasa sakit dan membuat mereka sulit berjalan. Hal ini juga memperparah risiko kuku anjing patah, lho.
Pasalnya kuku anjing patah dapat menyebabkan komplikasi, seperti pendarahan dan pembengkakan.
Cara menggunting kuku anjing yang kurang tepat dapat menyebabkan kuku tumbuh tidak sempurna dan menyakitkan. Penting untuk menemui dokter hewan apabila menemui masalah-masalah ini.
Sejumlah kondisi dapat menyebabkan bantalan kaki (paw) menjadi kering dan pecah-pecah. Mulai dari kondisi pijakan kaki, bahan kimia, udara kering, permukaan kasar, hingga menjilat kaki terlalu sering.
Bantalan kaki anjing yang kering dan retak ini dapat menyebabkan rasa sakit sekaligus memperbesar risiko timbulnya infeksi lanjutan.
Musim kemarau dan udara kering juga dapat menyebabkan luka bakar pada kaki anjing saat mereka berjalan di permukaan yang panas. Hal ini ditandai dengan kaki yang meradang dan memerah.
Luka bakar pada kaki anjing ini umumnya hanya menunjukkan gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika menunjukkan gejala lebih parah, sebaiknya segera bawa ke dokter hewan.
Sejumlah parasit, seperti kutu dan tungau juga bisa menyebabkan sakit pada kaki anjing. Salah satunya adalah demodex pada anjing yang kebanyakan membutuhkan penanganan serius.
Demodex disebabkan oleh tungau bernama Demodicosis yang hidup pada folikel bulu anjing dan berkembang biak hingga menyebabkan pembengkakan, bulu rontok, dan sisik pada kaki anjing.
Dokter hewan akan mengambil sampel kulit anjing untuk diperiksa. Pengobatan demodex pada umumnya membutuhkan penanganan hingga beberapa bulan.
Jenis ras anjing berbulu panjang umumnya memiliki bulu berlebih di sekitar area kaki yang menyebabkan sejumlah kotoran terjebak di dalamnya.
Kotoran-kotoran ini dapat menyebabkan rambut rontok yang membuat kulit di sekitar area tersebut tercabut dan akhirnya menimbulkan iritasi.
Untuk Sobat Pintar yang memiliki jenis anjing ras ini, sebaiknya rutin menggunting bulu berlebih di sekitar area kaki sebagai langkah pencegahan.
Penyakit pada kaki anjing selanjutnya adalah munculnya kista atau benjolan pada kaki anjing. Rutin melakukan pengecekan adalah langkah tepat untuk pencegahan hal ini.
Jika kamu menemukan kista dan benjolan pada anjing peliharaan, segera hubungi dokter hewan untuk penanganan dan pencabutan apabila memang dibutuhkan.
Bagaimana Cara Merawat dan Mencegah Penyakit pada Kaki Anjing Timbul Kembali?
Masalah kesehatan yang menyerang kaki anjing pada umumnya tidak terlalu berat dan dapat ditangani dengan mudah asal langkah-langkah yang dilakukan tepat.
Selain itu melakukan metode pencegahan seperti berikut ini juga dapat memastikan kondisi kaki anjing tetap sehat sehingga mereka dapat beraktivitas dengan normal.
Jika kondisi kaki anjing malah memburuk setelahnya lebih baik segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan penanganan sesegera mungkin.
Nah, itulah dia ulasan lengkap mengenai ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasi penyakit pada kaki anjing yang perlu Sobat Pintar perhatikan sebagai pemiliknya.
Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.petpintar.com - Penulis: Satria Aji Purwoko)