Kenalan dengan Anjing Pug

Anjing Pug dipelihara untuk menghibur kaisar-kaisar Tiongkok pada masa dinasti Shang (1776-1122 SM) di Tiongkok Timur, dengan dikenal dengan nama Lo-Chiang-Sze atau Foo. Kepopuleran pug menyebar sampai Tibet, terutama banyak dipelihara oleh para biksu, dan kemudian dibawa ke Jepang dan akhirnya Eropa (Wikipedia).

Anjing Pug merupakan anjing jenis toy terbesar dikelasnya. Rata-rata anjing jenis toy memiliki berat badan dibawah 6 Kg sedangkan Pug bisa mencapai 8 Kg. Bagian yang paling menarik dari anjing ini adalah mukanya yang pesek dengan kulit berkerut.

Anjing ini mulai menyebar ke seluruh dunia pada tahun 1500 an. Anjing ini dibawa oleh pedagang dari belanda dari tiongkok. Dan setelah itu pangeran william dari belanda tertarik dengan anjing ini dan kemudian memeliharanya.

Anjing ini terkenal menjadi anjing kalangan kerajaan di eropa. Pangera willam pun membawanya ke inggris pada tahun 1688 dan menjadi populer disana. Tak lama kemudian anjing ini menjadi populer di seluruh eropa.

Pada masa victoria, anjing ini menjadi sangat populer. Anjing ini sering menjadi bahan lukisan, hiasan rumah, kartu pos dan masih banyak lagi. Bahkan anjing ini menjadi populer hingga amerika. American Kennel Club memasukkannya ke dalam daftar jenis anjing pada tahun 1885. Pada tahun 1931 terbentuk Pug Dog Club of America.

Anjing Pug memiliki sifat senang bermain, ramah, sedikit keras kepala, dan cenderung nakal. Anjing Pug dapat digabung dengan anjing jenis lain karena sifat sosialisasinya yang sangat tinggi.

Untuk orang yang energik sangat cocok memelihara anjing ini karena anjing Pug termasuk anjing yang sangat lincah dan senang bermain serta menggoda pemiliknya. Anjing Pug terkadang sangat manja didekat pemiliknya tetapi dapat mandiri dan sangat percaya diri tanpa majikannya.

Kepala

Kepala anjing Pug jika dilihat dari depan berbentuk kotak. Moncong pesek tapi tidak sepesek anjing Pekingese. Rahang bawah sedikit melewati rahang atas. Mata bulat dengan warna gelap dan cenderung melotot. Daun telinga berukuran kecil, tidak berdiri dan terletak sejajar dengan garis kepala bagian atas.

Badan

Bentuk badan kompak dengan kaki depan dan belakang yang kuat. Dari atas terlihat bentuk tulang iganya yang membulat. Ekor melingkar sampai menyentuh punggung bagian belakang dan selalu terangkat. Letak ekor sejajar dengan garis punggung. Bulu tidak terlalu halus dan juga tidak kasar berbentuk lurus.

Warna

Pug memiliki beberapa warna yaitu silver, fawn, brindle (loreng), dan hitam polos. Untuk warna silver dan fawn harus disertai dengan warna hitam pada wajah (mask), dan daun telinga.

Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan anjing Pug tidaklah sulit karena bulunya yang pendek sehingga tidak memerlukan perawatan seperti anjing Shih Tzu. Mandikan anjing Pug secara berkala 1 bulan sekali.

Jika kotor atau bau cukup dilap dengan kain basah yang mengandung antiseptik atau bisa menggunakan bedak dry shampoo yang banyak dijual dipasaran. Utamakan kebersihan disekitar wajah karena bagian ini memiliki kulit berlipat sehingga mudah menyimpan kotoran terutama sisa makanan.

Selalu jaga kebersihan pada kulit karena Pug mudah terkena penyakit kulit Demodek terutama pada saat anakan. Anda dapat menggunakan sikat halus untuk menyisir bulu Pug setiap hari. Penyisiran dapat membuang kotoran yang menempel pada bulu dan membuang bulu mati.Walaupun bulu anjing Pug pendek dan tidak terlalu halus, bulunya mudah sekali rontok walau dengan sentuhan halus sekalipun.

Kebersihan pada mata juga menjadi prioritas karena matanya yang menonjol keluar mudah terkena debu sehingga iritasi atau mengeluarkan air mata yang berlebihan.

Anjing Pug tidak memerlukan latihan, cukup sediakan ruang bermain didalam rumah maka dia akan bergerak. Jika ingin membawa jalan keluar rumah sebaiknya pada pagi atau sore hari dimana matahari tidak terlalu terik karena dengan hidung yang pesek, Pug mudah terserang heat stroke.

Jangan heran jika suata saat anda mendengar dengkurannya pada saat anjing Pug tertidur pulas atau pernafasannya tersedak pada saat anjing Pug terlampau girang. Hal ini disebabkan oleh hidungnya yang pesek.

Dengan perawatan dan pemeliharaan yang benar ditambah dengan kasih sayang dari pemiliknya maka Pug dapat hidup hingga usia 14 tahun dan bahkan lebih.

Nutrisi

Berikan dog food dengan protein dan lemak yang tidak terlalu tinggi. Paling ideal protein 25% dan lemak antara 10-12%. Jika diberi protein dan lemak terlalu tinggi maka mudah menyebabkan gatal pada kulit dan mudah mencret.

Kebanyakan, nafsu makan anjing Pug sangat tinggi. Anda harus menakar porsi makan secukupnya dan tidak memberi makan secara berlebihan karena dapat membuat anjing Pug mudah kegemukan dan mencret. Minta petunjuk pada dokter hewan atau baca petunjuk yang terdapat di kemasan dog food.

Pilih dog food yang mengandung lebih banyak vitamin untuk kesehatan kulit dan bulu karena bulu anjing ini mudah sekali untuk rontok.

Sebaiknya diberi dog food jenis kering agar sekitar mulut tidak mudah kotor dan jangan lupa membersihkan bagian mulut setiap selesai makan.

Jangan Memelihara Anjing Pug Jika :

  • Tidak suka dengan anjing yang aktif dan lincah cenderung nakal.
  • Sebal dengan bulu rontok.
  • Tidak suka bau anjing karena Pug memiliki bau badan yang khas.
  • Anjing yang kalau tidur suka ngorok.


Post Terkait

Comments