Info Penting Untuk Para Breeder Kucing dan Anjing

Tujuan akhir breeding adalah menghasilkan keturunan yang sehat tanpa cacat dan menghindari inbreeding. Pemahaman fisiologi reproduksi sangat diperlukan agar dapat membedakan problem yang terjadi karena manajemen ataupun gangguan reproduksi.

Itulah nukilan dari makalah Drh. Agung Budiyanto MP. Ph.D yang disampaikan pada acara Scientific Veterinary Expo, di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 11-13 Desember 2015. 

Dalam makalah tersebut diulas, kucing betina memiliki empat tahap dalam siklus estrus nya: proestrus, estrus, diestrus, dan anestrus. Tahap sebelum estrus disebut proestrus. Pada tahap ini,  mulai menggosok kepala mereka dan leher terhadap benda, proestrus memiliki keputihan berlendir sedikit dan meningkat frekuensi urinasinya.

Fase ini bisa berlangsung hanya satu hari atau lebih. Tanda-tanda mungkin tidak jelas, sehingga sering tidak terdeteksi.

Estrus adalah tahap perilaku menerima proses  perkawinan. ini dapat berlangsung dari sesedikit satu hari untuk selama 21 hari, dengan durasi rata-rata menjadi tujuh hari. Ratu akan mendekam dengan kaki depannya ditekan ke tanah, dengan punggungnya dalam posisi lordosis, dan ekornya berpaling ke satu sisi untuk menyajikan vulva.

Secara hormonal, hormon FSH diproduksi glandula pituitary di otak menginisiasi perkembangan folikel ovarium. Beberapa folikel berkembang memproduksi hormon estradiol 17 Beta, selanjutnya mencapai puncak aktivitas folikuler selama 3-4 hari dilanjutkan dengan rupturnya  dinding endometrium jika sel telur tidak dibuahi. Estrus pertama dapat terjadi di kucing betina antara 4 dan 12 bulan.

Waktu dari estrus pertama dipengaruhi oleh jenis (misal biasanya kucing jenis shorthair mencapai pubertas lebih awal dari jenis lain), kondisi season sepanjang tahun (yang menentukan panjang siang hari) dan kondisi tubuh induk.

Rata-rata berat badan pada masa pubertas adalah 2, 3-3, 2 kg (5 sampai 7 lbs, atau 80% dari berat badan orang dewasa). Queens siklus berulang kali selama musim kawin, kecuali terganggu oleh kebuntingan, pseudopregnancy (kebuntingan palsu), atau penyakit. Siklus estrus akan terjadi pada interval mulai dari empat hingga 30 hari tapi biasanya14 sampai 21 hari terpisah.

Panjang estrus rata-rata     : 5,8+/-3,3 hari, rentang2-19 hari
Panjangpseudopregnancy: Tingkat kebuntingan73,9%
Queeningrate                      : 65,2%
Lama kebuntingan              :  66,9+/-2,9hari, rentang 62-74hari
Ukuran Litter                         :  4-5anak kucing, kisaran1-13
Jumlah liter/tahun rata-rata: 2-2,5, kisaran 1-3
Usia pada pubertas- jantan :  7-18bulan
Usia pada pubertas- betina :  6-10bulan, sedini4bulan

Kucing betina sering bersuara untuk menarik perhatian jantan. Mereka mungkin gelisah, memiliki nafsu makan yang buruk, urinasi, dan menunjukkan peningkatan kasih sayang kepada pemiliknya.

Kadang-kadang, kucing betina dengan estrus berkepanjangan sering ditemukan. Dalam beberapa kasus, maturasifolikel ovarium yang overlapping antara satu folikel dengan yang lain (dan oleh karena itu, karena tingkat tingginya dan berkepanjangan dari hormon estradiol).

Estrus persisten juga dapat terkait dengan folikel cyistik. Ovulasi seharusnya tidak terjadi, kecuali karena induksi dari perkawinan. Meskipun demikian ovulasi spontan juga terjadi dengan adanya respon terhadap stimulasi visual, pendengaran atau gerakan.

Periode antara satuestrus dan berikutnya yang belum berovulasi disebut interestrus. Selama ini waktu tingkat estradiol darah rendah (di bawah 15 pg / ml ) dan tidak ada perilaku seksual terlihat .Waktu interestrus dapat berkisar dari dua hingga 19 hari, tapi rata-rata adalah tujuh hari.

Jika telah berovulasi, periode setelah estrus disebut diestrus. Selama fase ini, folikel ovulasi menjadi struktur yang disebut corpus luteum atau CLS. CLS menghasilkan progesteron, yang merupakan hormon yang dominan pada tahap ini, mulai 24sampai 48 jam setelah ovulasi. Jika terjadi ovulasi tetapi tidak bunting, pseudopregnancy akan terjadi, yang berlangsung sekitar 40 sampai 50 hari.

Dalam makalah tersebut, siklus estrus pada kucing dapat dijelakan sebagai berikut.

  1. Proestrus: lamanya prosetrus pada kucing 1-2 hari, Estrogen meningkat,  vokalisasi, menggesekkan kepala dan leher pada benda.
  2. Estrus ; berlangsung selama 2-4 hari, ovulasi 27 jam setelah mating, menerima kehadiran jantan.
  3. Diestrus : pada kucing lamanya diestrus selama 8-10 hari.
  4. Anestrus : Anestrus pada kucing berlangsung selaman3-4 bulan.

 (Aks)

Sumber : Makalah Drh. Agung Budiyanto MP. Ph.D yang disampaikan pada acara Scientific Veterinary Expo, di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 11-13 Desember 2015. 


Post Terkait

Comments