Ekor Cedera Bisa Merusak Saraf Lainnya Pada Kucing

Kucing memiliki ekor sangat beragam, apalagi saat ini kucing telah mengalami persilangan perkawinan yang membuat satu keturunan kucing bisa memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda. Pemilik kucing hendaknya mengerti betapa ekor sangat penting bagi kucing, meski kucing juga bisa hidup tanpa ekor.

1.      Menjaga keseimbangan

Ketika kucing berjalan sepanjang permukaan yang sempit, seperti puncak pagar atau punggung kursi, ekor memiliki peranan untuk menyeimbangkan tubuh kucing agar tidak jatuh. Juga saat ia berlari cepat dan berbelok, kucing dapat melakukan gerakan tersebut dengan sempurna berkat ekor.

2. Alat komunikasi

Salah satu bagian yang digunakan kucing untuk mengungkapkan perasaannya adalah ekor. Gerakan ekor membentuk “bahasa” yang bisa dipahami manusia secara garis besarnya untuk memahami kondisi kucing.

3.      Cedera ekor

Jangan sepelekan cedera pada ekor kucing, karena dapat menyebabkan kerusakan saraf serius. Maka jangan pernah menarik kucing pada ekornya, hal itu bisa merobek saraf dan membuat kucing kehilangan kemampuan berjalan, inkontinensia (tidak mampu menahan buang air), atau penyakit kronis lainnya. Biasanya dokter menyarankan mengamputasi ekor kucing agar kucing tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

4.      Kucing dapat hidup tanpa ekor

Bila pernah mengetahui kucing Manx, maka akan mengerti bahwa kucing bisa hidup tanpa ekor. Menghilangkan ekor kucing akibat alasan medis, sama dengan menyelamatkan fungsi saraf tubuh lainnya. Kucing Manx sendiri berkembang biak di Kepulauan Man sejak ratusan tahun lalu dan mereka memiliki ekor sangat pendek, bahkan tak berekor. Umumnya kucing-kucing Manx justru berperilaku sangat aktif.

5. Variasi ekor kucing

Kehidupan kucing sejak ratusan bahkan ribuan tahun lalu memungkinkan perkawinan jenis kucing berbeda yang menghasilkan keturunan beragam. Dari ekor panjang, pendek, melengkung, miring, dan lain sebagainya. Namun apapun bentuk ekor kucing memiliki fungsi yang sama. Beberapa diantaranya juga dapat diidentifikasi menurunkan sifat pada kucing.

Semoga informasi ini bermanfaat. (aks/berbagai sumber)


Post Terkait

Comments