Cara Mengobati Sariawan pada Ular

Berhati-hatilah saat memelihara hewan reptil seperti ular. Bila sudah dipelihara, harus memperhatikan kesehatan dan kebersihan hewan tersebut. Sebab, akibat dari kekurang-pedulian dari pemilik, ular yang dipelihara bisa terserang sariawan dan penyakit lainnya.

Menurut anggota komunitas penyayang reptile Aspera, Bemby, di Jakarta, sariawan biasanya disebabkan karena kandang yang kotor. “Nah, si ular merasa tidak nyaman, terus nyundul kandang kayak mau keluar. Nanti mulutnya luka,” katanya. 

Selain kandang kotor, sundul kandang juga bisa disebabkan karena lapar, birahi tak tersalurkan, kandang sempit, suasana kandang buruk (suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya), stres dan bisa juga karena baru ditangkap dari alam.

Bila mulut ular sudah luka, maka penampilan ular pun kurang menarik dan ular terkadang tidak nafsu makan. Nafsu makan kurang bila dibiarkan akan menyebabkan ular lemas, bahkan bisa berakibat fatal yaitu kematian. Di sinilah pentingnya kepedulian dari pemilik agar benar-benar memperhatikan kondisi ular dan kandangnya.  

Menurut Bemby, para pecinta ular biasanya mengobati sendiri sariawan dengan cara membersihkan pakai pinset kemudian diberi antiseptik. Sementara dokter yang mau mengobati ular, katanya, terbilang jarang. “Hanya beberapa dokter saja,” kata Bemby.

Sementara menurut drh Fira Sovica, bila kondisi sariawan pada ular belum parah memang bisa diobati sendiri. “Tapi jika bengkak pada mulut ular sudah terlihat besar dan noda putih akibat sariawan di bengkak tersebut sudah melebar, maka saya sarankan agar Anda membawa ular tersebut ke dokter hewan terdekat,” katanya.

Untuk mengobati sariawan pada ular yang belum parah bisa dengan cara membuka mulut ular perlahan. Kemudian lihat bagian mulut ular baik itu bagian rahang bawah dan bagian rahang atas dengan kaca pembesar. Jika ditemukan patahan gigi atau taring ular, sebaiknya segera bawa ular tersebut ke dokter hewan terdekat.

Namun, jika tidak ditemukan patahan gigi ular, bersihkan bagian putih di bengkak di mulut ular dengan menggunakan cotton bud yang dibasahi larutan Listerine dan air dengan perbandingan 1:2, yaitu satu sendok Listerine dicampurkan dengan 2 sendok air matang.  Lalu bersihkan hingga kerak sariawan sedikit berkurang.

Setelah  selesai membersihkan  dengan menggunakan larutan Listerine, oleskan Nutrimoist secara merata ke bagian mulut ular yang sariawan. Oleskan Nutrimoist dua kali sehari. Nutrimoist obat sariawan pada ular bisa dibeli di toko perlengkapan reptil terdekat.

Proses penyembuhan akan memakan waktu tiga sampai tujuh hari. Salah satu tanda ular sudah mulai sembuh adalah ketika nafsu makannya kembali meningkat. Cobalah beri satu ekor tikus putih, bila dimakan dengan lahap, tanda si ular sudah sembuh. (Abdul Kholis)

Sumber: Vetnews.co

 


Post Terkait

Comments