Cara Menghentikan Perilaku Merusak Anjing Peliharaan

Sebagai pemilik anjing peliharaan yang aktif, Anda perlu menyediakan waktu luang untuk mengajaknya bermain setiap hari. Namun, jika Anda terlalu sibuk untuk sekadar mengajaknya bermain, anjing akan merasa bosan dan akhirnya menimbulkan sifat hiperaktif.

Hiperaktif yang parah biasanya ditandai dengan perilaku destruktif. Destruktif merupakan perilaku merusak yang dilakukan oleh anjing, misalnya seperti menggali, menggonggong ribut, mengunyah, dan merobek benda-benda.

Namun, perilaku destruktif yang paling berbahaya adalah ketika anjing peliharaan mulai agresif terhadap hewan lain di rumah atau bahkan kepada manusia lain. Ini tentu tak bisa diabaikan.

Dilansir dari Animalthai.com, jika seekor anjing memiliki perilaku destruktif dalam bentuk apapun, faktor yang paling penting adalah mengidentifikasi apa mereka dan kemudian mengidentifikasi kapan mereka terjadi.

Langkah terakhir, adalah memberikan penanganan terhadap perilaku destruktif. Nah, beriku beberapa cara menghentikan perilaku destruktif anjing peliharaan di rumah.

Mengidentifikasi Penyebab

Pada mulanya, anjing memang suka mengunyah benda-benda. Namun, tidak semuanya bermaksud merusak. Terkadang, mereka hanya ingin bermain-main. Maka, Anda perlu membedakan dua hal ini. Benarkah dia hanya ingin bermain atau malah sebaliknya?

Dilansir dari Wikihow.com, seekor anjing dewasa yang berperilaku destruktif bisa saja menunjukkan perilaku negatif seperti mengunyah, menggali lubang di pekarangan rumah, atau sengaja mengunyah semak.

Ini semua merupakan tindakan hiperaktif untuk mencari perhatian Anda atau hanya menghabiskan tenaganya untuk bermain. Atau, bisa jadi anjing Anda sedang merasa bosan. Dengan menemukan penyebabnya, Anda pun dapat mengatasinya.

Ajak Anjing Beraktivitas Bersama Anda

Anjing peliharaan tentu akan menghargai setiap waktunya bersama Anda, mereka pasti tidak akan menolak untuk diajak jalan-jalan di sore hari atau bermain di sela-sela waktu sibuk Anda.

Anda setidaknya memiliki satu rutinitas yang dilakukan bersama anjing selama satu minggu. Jika Anda belum memulainya, cobalah untuk memilih salah satu kegiatan yang disukai hewan peliharaan.

Bila Anda terlalu sibuk, ajak Anjing untuk sesekali bermain lempar tangkap atau mengikutsertakan dia dalam kegiatan olahraga mingguan Anda, bahkan dalam wisata keluarga.

Wisata tidak harus jauh, Anda bisa pergi ke pantai di kota Anda. Belilah tali yang cukup panjang untuk membawanya agar anjing tetap bersama Anda. Namun, jangan lupa untuk memberikan istirahat kepada anjing ya.

Berikan Mainan yang Tepat

Bagi pemilik hewan peliharaan pasti senang mengajak hewannya bermain. Untuk anjing, berilah mainan yang tepat sesuai dengan karakternya. Anjing yang suka mengunyah, mainan tulang-tulangan akan sangat cocok untuk mereka.

Sediakan setidaknya ada 3 mainan berbeda yang dapat diberikan secara bergantian agar anjing tidak bosan dengan jenis mainannya.  

Menyediakan Lingkungan yang Nyaman untuk Anjing

Hewan peliharaan terkadang tidak dapat menerima kebisingan suara, seperti volume televisi yang keras, suara kembang api, dan hal-hal serupa lainnya. Suara-suara keras tersebut dapat menimbulkan pengaruh negatif pada anjing, seperti stres yang akhirnya membuatnya agresif.

Menaruh anjing di lingkungan yang ramai atau tempat tinggal yang padat dengan anjing-anjing lain dalam satu kandang juga membuatnya tak nyaman. Selain itu, berbagi tempat tinggal dengan anjing lain juga akan membuat perilaku anjing tidak normal.

Apalagi anjing jantan cenderung berkelahi memperebutkan wilayah kekuasaan bila tempat tinggal terlalu sempit. Maka, tempat tinggal yang luas diperlukan oleh bagi pemilik beberapa anjing. Bahkan kandang atau tempat kotoran perlu disediakan lebih dari satu, sesuai jumlah anjing yang dimiliki.

Melatih Anjing

Hal penting lainnya dalam menangani perilaku anjing yang destruktif adalah memberikannya pelatihan. Pelatihan tidak hanya membuat anjing menurut kepada Anda, tetapi juga lebih tenang dan bersikap hati-hati pada setiap hal yang ingin dilakukannya.

Anda dapat memberikan trik mudah seperti memintanya duduk atau diam. Jangan lupa untuk memberikan hadiah saat anjing benar melakukan perintah Anda dalam sesi latihan.

Lakukan sesi latihan selama beberapa menit saja, tetapi konsisten setiap hari dalam satu minggu. Terpenting, Anda harus melakukan pelatihan ini dalam kondisi hati yang senang ya! 

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.momsmoney.id)


Post Terkait

Comments