Awalnya Ditertawakan, Kini Jadi Dog Photographer Profesional

Anjing dan kamera telah membawa Jessica Trinh kepada kehidupan yang disebutnya penuh senyuman. Perempuan 21 tahun ini dikenal sebagai dog photographer, yang karya-karyanya banyak membuat orang kagum. 

Perusahaan seperti Purina Proplan, Kong dan Hallmarx, telah menggunakan hasil jepretan gadis keturunan Vietnam, yang kini tinggal di Orange Conty, California, Amerika Serikat ini.

Dua anjing kesayangannya, Chuppy (Golden retriever)  dan Daisy  (Australian Shepherd), yang disebutnya banyak memberi inspirasi karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Bukan hanya itu, dua anjing kesayanganya pun disebutnya telah mengajarkan soal kepercayaan, terutama Chuppy yang mati pada 2014 silam karena penyakit autoimmune.

“Chuppy mempercayai saya dan saya juga mempercayainya,” ujarnya seperti yang dilansir situs www.Jessicatrinh.com.

Chuppy pula yang pertama  dan utama dalam  banyak karyanya. Jessica pertama kali mengenal dunia fotografi pada usai 13 tahun setelah diberi hadiah kamera oleh ayahnya. Setalah Chuppy mati, Jessica kemudian mengambil Kodi, yang juga Golden retriever.

Jessica mengenang, saat dirinya menceritakan telah memotret anjing-anjing, banyak orang yang tertawa. “Mungkin mereka menyangka ini seperti  main-main saja,” katanya. Namun, potret anjing juga sangat lucu dan memperlihatkan banyak emosi.

“Saya hidup dalam sebuah boks yang bernama kamera dengan lensa sebagai jendela saya dan setiap hari saya duduk di sofa melihat dunia luar melalui pandangan yang berbeda. Tidak ada kekhawatiran, anjing saya akan selalu berada di samping saya melihat dunia dengan cara yang sama,” katanya.

Menjadi ladang bisnis

Pada usai 18 tahun, karya Jessica  mulai banyak dikenal masyarakat luas setelah dia mengunggah di blog miliknya. Banyak orang tertarik dengan foto-foto natural tersebut. Dorongan pun terus bermunculan agar Jessica tak lelah memotret anjing. Semenjak itu pula, hobinya memotret anjing,  punya nilai bisnis.

Di situs miliknya, Jessicatrinh.com, puluhan hasil karyanya dijual dengan harga mulai dari 5.000 dolar AS. Sebagian besar dari situs ini memang banyak menampilkan foto anjing, seolah anjing sudah cukup mewakili sosok Jessica sebenarnya.

Kini selain mendalami dunia komunikasi, Jessica juga aktif dalam shelter dog, yang disebut dengan “Projecy Let It Rain Love”. Proyek ini mencarikan rumah bagi anjing yang tersesat  atau terlantar di jalanan.

Sekitar dua tahun lalu,  jepretan Jessica  tentang anjing dalam penampungan, banyak menggugah orang. Ron Cole, anggota dan relawan Animal Assistance League of Orange County, mengatakan hasil jepretan Jessica  memberi gambaran positif tentang  anjin- anjing yang jauh dari kandang. (Abdul Kholis)

sumber : www.Jessicatrinh.com


Post Terkait

Comments