Anjing Papillon, Bentuk Telinganya Seperti Kupu-kupu

Papillon adalah salah satu ras mainan tertua. Anjing Papillon sering  digambarkan dalam karya seni atau lukisan Old Master yang berasal dari abad ke-16. 

Papillon merupakan jenis anjing dari kelompok Spaniel kecil bersama dengan English cocker spaniel. Awalnya, disebut Dwarf spaniel atau Continental toy spaniel, Papillon telah menjadi anjing favorit orang kaya, bangsawan, dan seniman selama hampir 600 tahun. 

Papillon memiliki tinggi 20-27 sentimeter dengan berat 1,8 sampai empat kiogram. Meski kecil, anjing Papillon sangat aktif, patuh, mudah beradaptasi, menyenangkan, ramah, serta suka menghabiskan waktu bersama keluarga manusianya.

Anjing Papillon memiliki telinga sangat lebar yang menyerupai sayap kupu-kupu sehingga membuatnya penampilannya menonjol dan mudah dikenali di antara ras anjing

Lantaran bentuk telingannya tidak biasa itu, Papillon terkadang disebut "anjing kupu-kupu". Nama Papillon sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti kupu-kupu. 

Meski ras kuno, anjing Papillon masih populer dan dicintai hingga hari ini serta penampilannya sedikit berubah.

Untuk mengenal lebih jauh, berikut fakta menarik anjing Papillon dilansir dari berbagai sumber, Kamis (27/10/2022).  

Tidak diketahui pasti asal usulnya 

Dilansir dari Mental Floss, spaniel kecil yang menyerupai anjing Papillon dapat ditemukan di Eropa mulai 1200-an, tetapi tidak jelas dari mana anjing itu berasal atau siapa nenek moyangnya.

Beberapa percaya bahwa ras anjing ini berasal dari Tiongkok lantaran tampak mirip dengan anjing Peking modern. Namun, yang lain melihat anjing Japanese chin sebagai influencer dari jenis ini.

Beberapa orang meragukan bahwa ada pengaruh Asia sama sekali karena orang Eropa berhasil mengecilkan keturunan lain tanpa bantuan anjing Timur yang lebih kecil ini.

Terlepas dari dari mana asalnya, anjing Papillon memiliki akar kuat di Eropa. Orang Prancis dan Belgia menyempurnakan trah ini, memberikannya kepala berkubah tinggi dan telinga berbulu.   

Mengalami perubahan fisik 

Selanjutnya, fakta menarik anjing Papillon adalah mengalami perubahan fisik dari sebelumnya. Papillon merupakan dari kelompok Spaniel mainan yang memiliki telinga terkulai atau jatuh.

Namun, dilansir dari Dogtime, di istana Louis XIV abad ke-17, spaniel kecil dengan telinga tegak dikembangkan dan diberi nama Papillon karena kemiripan bentuk telinga dengan kupu-kupu.

Selain telinga, satu-satunya perubahan besar lainnya dalam penampilan ras anjing Papillon adalah warna bulu. Awalnya, spaniel kecil berwarna solid, tetapi hari ini mereka berwarna putih dengan bercak warna.

Papillon menempati urutan ke-35 di antara 155 ras dan varietas yang didaftarkan American Kennel Club (AKC), Badan Pengasuhan Anjing asal Amerika Serikat. 

Ada dua bentuk telinga yang berbeda 

Sebagian besar papillon memiliki telinga kupu-kupu yang khas, tapi ada pula telinga terkulai atau jatuh.

Awalnya semua spaniel mainan memiliki telinga terkulai ini, tetapi perlahan-lahan tren berubah menjadi telinga lebih tegak dan anjing-anjing Papillon mulai dibiakkan untuk bentuk telinga tegak. 

Anjing bertelinga terkulai dikenal sebagai phalenes. Meski bentuknya berbeda, anjing dengan telinga terkulai itu masih ras Papillon.

AKC mendaftarkan kedua jenis tersebut sebagai ras yang sama, tapi klub anjing lain seperti Fédération Cynologique Internationale mengaturnya sebagai ras yang terpisah sepenuhnya.

Digunakan untuk memburu tikus 

Fakta menarik anjing Papillon lainnya adalah digunakan untuk memburu tikus. Papillon dibiakkan untuk membersihkan rumah dari hama tikus.

Namun, anjing-anjing menggemaskan itu terlalu kecil untuk langsung membunuh tikus seperti ras lain. Jadi, mereka harus menggunakan metode khusus.

Strategi utama anjing Papillon adalah  memancing tikus dan menggodanya sampai kelelahan untuk melawan. Begitu tikus lelah, anjing Papilon akan melancarkan tugasnya. 

Bukan anjing pangkuan 

Papillon terdaftar sebagai ras anjing mainan, tetapi jangan berharap mereka untuk bersantai di pangkuan Anda.

Meski kecil, anjing Papillon berenergi tinggi dan membutuhkan banyak aktivitas agar tetap terstimulasi. Papillon sangat cerdas dan dapat merasa bosan jika tidak mendapat waktu bermain atau latihan secara rutin. 

Akibatnya, anjing ini dapat merusak rumah. Untuk mencegahnya, cobalah memperkenalkan permainan interaktif atau pelatihan ketangkasan sehingga sahabat bulu bisa melepaskan energi yang terpendam dan tidak membuat pemiliknya stres.  

Papillon adalah anjing dengan perawatan rendah. Mereka baik-baik saja dalam cuaca panas dan dingin serta dapat hidup di rumah maupun apartemen. Ini menjadi salah satu fakta menarik anjing Papillon

Populer di Spanyol dan Italia 

Prancis merupakan negara yang mengembangkan dan membiakkan anjing-anjing kecil, tetapi Spanyol dan Italia membuatnya populer.

Wilayah Bologna di Italia sangat membantu dalam kepopuleran anjing papillon. Peternak Italia akan mengangkut anjing-anjing ke pengadilan Louis XIV.

Anjing Papillon sangat populer di kalangan bangsawan Prancis sehingga membuatnya memiliki harga jual yang cukup besar. 

Tak heran, Anda tidak akan menemukan anjing Papillon di setiap sudut jalan hingga hari ini. Hal ini bukan karena Papillo adalah ras anjing langka, tapi memang tidak umum. 

Nah, itu dia sejumlah fakta menarik anjing Papillon. Apa Anda tertarik memeliharanya?

Semoga bermanfaat. (aks/sumber: www.kompas.com)


Post Terkait

Comments